Pemrograman Dasar
Materi 1: Operator Kondisi
Operator kondisi atau percabangan. Kunci utama operator kondisi in ada kata “Jika dan Maka”. Kalimat ini digunakan untuk mengambil keputusan apabila suatu kondisi terpenuhi.
“Jika saya lapar, Maka saya makan.”
Saya lapar merupakan kondisi yang harus dipenuhi, sedangkan saya makan merupakan instruksiyang dilakukan. Artinya ketika kita merasa lapar (kondisi yang terjadi), otak kita akan segera menginstruksi sebuah perintah kepada tubuh kalian untuk makan.
Ciri operator konddisi:
a. Mengandung Jika dan Maka
b. Ada kondisi yang harus dipenuhi
c. Dan ada pernyataan atau instruksi yang dijalankan ketika kondisi terpenuhi.
Macam-macam Operator Kondisi
1. IF Satu Kondisi
“Jika saya lapar, maka saya makan”. Nah, itu salah satu contoh if satu kondisi, karena hanya ada 1 kondisi dan hanya ada 1 kondisi Decision (Belah Ketupat)= Kondisi
Kotak>Proses>Instruksi
Jika kondisi bernilai (True) maka perintah akan dijalankan.
Jika kondisi (False) maka program akan berhenti.
Variabel Dalam Kondisi
> Variabel adalah suatu tempat untuk menampung data yang nilainya selalu berubah
> Tipe Data adalah sebuah cara yang digunakan untuk menentukan jenis suatu data tersebut
> Identifer/Pengenal adalah suatu nama yang biasa dipakai dalam pemrograman untuk menyatakan variabel, fungsi, procedur, dll.
> Data adalah catatan atas kumpulan fakta
Deklarasi Variabel= int biji_kenari=1;
Jadi untuk mendeklarasikan sebuah variabel setidaknya 2.
1. Tipe Data. Int adalah tipe data
2. Nama Variabel/Identifer. biji_kenari adalah nama variabelnya=1 adalah isi atau datanya.
(=): untuk mendeklarasikan suatu variabel
(==): sama dengan (bukuan pemberian nilai) perbandingan.
2. If 2 Kondisi
> Hanya ada 1 kondisi
> Ada 2 intruksi
Jika saya lapar, Maka saya makan. Jika tidak, Maka saya liat TV IF 2 Kondisi terdapat 2 pernyataan. Pernyataan ke 2 dijalankan ketika kondisi nya bernilai salah.
3. If Majemuk
> Ada lebih dari 1 kondisi
> Ada lebih dari 2 kondisi