Komputer dan Jaringan Dasar

Materi 1: Troubleshooting Ms.Office

  1. Masalah yang dapat menyebabkan terhalangnya instalasi MS Office 2010 dan 2007 antara lain daya dukung komputer yang tidak sesuai spesifikasi minimum aplikasi, kerusakan perangkat instalasi, dan lain sebagainya.
  2. Hal yang dapat menyebabkan Office berhenti menginstal antara lain komputer hang, error pada media instalasi, kekurangan media penyimpanan, dll.
  3. Langkah yang dapat dilakukan untuk mematikan ejaan dan tata bahasa adalah Review > Spelling and Grammar
  4. Hal yang dapat menyebabkan font rusak adalah berkas instalasi yang sudah rusak hingga kesalahan pemilihan jenis font seperti OTF, TTF, dan lain sebagainya.
  5. Cara memperbaiki MS Office 2007 atau 2010 adalah dengan melakukan instalasi ulang.

Materi 2: Menerapkan Instalasi Jaringan Komputer

Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer (wikipedia).

Sejarah network atau jaringan komputer berawal dari time-sharing networks, yaitu “rangkain” terminal yang terhubung dengan komputer sentral yang disebut mainframe. Contoh time-sharing network adalah IBM’s System Network Architecture (SNA) dan Digital’s network architecture.

Kemudian komputer berskala kecil disebut personal computer mulai menggeser komputer-komputer mainframe. Beberapa buah PC dapat membentuk network yang disebut LAN (Local Area Network). LAN menyediakan pemakian resource bersama, seperti sharing file dan sharing printer.

Jenis Jaringan Komputer

Berdasarkan luas area maka jaringan komputer dapat dibedakan menjadi :

  • PAN (Personal Area Network)
  • LAN (Local Area Network)
  • MAN (Metropolitan Area Network)
  • WAN (Wide Area Network)

Berdasarkan media penghantar yang digunakan, jaringan komputer dapat dibagi menjadi :

  • Wire Network atau wireline network, adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar.
  • Wireless Network (network nirkabel) adalah jaringan komputer yang menggunakan media penghantar berupa gelombang radio atau cahaya (infrared atau laser).

Berdasarkan pola pengoperasian atau fungsi masing-masing komputer maka jaringan komputer dapat dibagi menjadi :

  • Peer to peer, adalah jenis jaringan komputer dimana setiap komputer bisa menjadi server sekaligus client.
  • Client Server adalah jaringan komputer yang salah satu (boleh lebih) komputernya difungsikan sebagai server untuk melayani komputer lain.

Berasarkan topologi jaringan komputer dibedakan menjadi :

  • Topologi Bus
  • Topologi star
  • Topologi Ring
  • Topologi mesh

Perangkat Keras Jaringan Komputer

Perangkat Keras (Hardware) Jaringan Komputer adalah perangkat yang secara fisik dapat dilihat dan diraba, yang membentuk suatu kesatuan, sehingga dapat membangun sebuah jaringan komputer. Beberapa hardware jaringan komputer adalah :

  • NIC

NIC

  • Kabel

UTP

Kabel UTP (Konektor RJ45)

FO

Fiber Optic (FO)

  • Konektor

Konektor

  • Hub/Switch

Hub / Switch

  • Router

Router

  • Repeater

Repeater

  • Access Point

AP

  • Modem

Modem

Pemodelan OSI Layer

(Wikipedia) Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperabilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

  • Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
  • Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
  • Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Lapisan ke- Nama lapisan Keterangan
7 Application layer Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
6 Presentation layer Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5 Session layer Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4 Transport layer Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3 Network layer Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2 Data-link layer Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1 Physical layer Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengkabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

Osi Layer